P3M Bahas Persiapan Kuliah Kerja Nyata Tahun 2023

P3M STAIN KEPRI – Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Marsyarkat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar rapat persiapan untuk program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2023 dengan 11 Program Studi yang ada. Hal ini dilakukan karena pada tahun ini, semua program studi telah memiliki mahasiswa yang akan melakukan KKN.

“Tahun ini semua prodi telah memiliki mahasiwa yang akan melakukan KKN. Artinya, jumlah mahasiswa yang akan KKN bertambah banyak dari sebelumnya, yakni 330-an orang. Kami butuh kerjasama dari prodi untuk menyukseskan KKN tahun ini,” kata Ketua P3M, Abd. Rahman, Jumat (3/3/2023).

Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa tahun ini ada dua pola KKN yang bisa diselenggaran, yakni KKN Reguler dan KKN kolaborasi. Untuk KKN Reguler, akan dilaksanakan sesuai dengan kalender akadmik, yakni antara September hingga November 2023. Sedangkan untuk KKN kolaborasi, hingga saat ini sudah ada dua kegiatan yang telah terencana, yakni KKN Kolaborasi Nasional Moderasi Beragama dengan tuan rumah IAIN Parepare dan KKN Melayu Serumpun dengan tuan rumah UIN Raden Fatah Palembang.

“Kami berencana akan mengirimkan perwakilan mahasiswa pada dua KKN kolaborasi tersebut. Untuk informasi lengkap menyusul pemberitahuan dari tuan rumah. Tetapi saya minta tolong agar mempersiapkan mahsiswa terbaik untuk diseleksi,” ujar pria dengan nama pena Abd. Rahman Mawazi.

Tahun ini juga, P3M akan melakukan penjajakan KKN kolaborasi dengan perguruan tinggi yang ada di provinsi Kepulauan Riau sebagai persiapan juga untuk KKN berbasis Merdeka Belajar.

Paksana tugas Kaprodi Hukum Keluarga Islam, Daria, mengusulkan agar pada KKN regular jangkauan diperluas ke luar daerah Bintan. “Kami sudah berbincang dengan salah satu camat di Lingga. Mereka sangat terbuka dan ingin sekali ada mahasiswa KKN di lokasi agar bisa membantu pengembangan daerah. Mereka siap kalau kita menerjunkan mahasiswa ke sana,” ujar Daria.

Perserta rapat lainnya juga menambahkan, dengan penyebaran mahasiswa KKN lebih luas, hal itu juga akan berdampak positif bagi pengenalan STAIN Sultan Abdurrahman kepada masyarakat. Usulan tersebut juga sejalan dengan harapan yang ingin dilakukan oleh P3M.

“Semoga hasil rapat kita ini terwujud dan kami akan segera membuat buku panduannya,” kata Abd. Rahman dalam kata penutupan rapat.[]

217 Views

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *